| Article Index |
|---|
| Resesi: adakah artinya untuk anda? |
| Page 2 |
| Page 3 |
| All Pages |
Mungkin kata 'resesi' termasuk salah satu kata yang dapat membuat ahli ekonomi merasa takut. Tetapi jangan artikan ketakutan tersebut sebagai sebuah ketakutan yang akan membuat mereka bersembunyi dibawah tempat tidur
Mungkin kata 'resesi' termasuk salah satu kata yang dapat membuat ahli ekonomi merasa takut. Tetapi jangan artikan ketakutan tersebut sebagai sebuah ketakutan yang akan membuat mereka bersembunyi dibawah tempat tidur. Ekonomi yang dalam keadaan sehat, masyarakat akan merasa bahagia dengan keadaan pendapatannya dan banyak hal menyenangkan yang dapat mereka rasakan. Namun jika terjadi resesi, mungkin inilah kondisi ekonomi yang sedang 'tidak enak badan' dimana pendapatan masyarakat akan mengalami penurunan.
Ketika ekonomi sedang turun kinerjanya, anda mungkin akan mendengar dan melihat berita mengenai melempemnya sektor properti, peningkatan jumlah pengangguran, dan menyusutnya total produksi ekonomi. Apakah hal ini akan mempengaruhi anda sebagai investor? Apa hubungannya sektor properti dan menurunnya produksi ekonomi dengan portfolio investasi anda? Indikator-indikator ini adalah gambaran umum, yang menentukan kekuatan sebuah ekonomi dan apakah kita sedang dalam periode resesi atau ekspansi.
Fase Siklus Bisnis
Untuk dapat melihat kondisi kesehatan ekonomi, sebagai langkah awal kita perlu melihat dengan seksama siklus bisnis secara keseluruhan. Secara umum, siklus bisnis terbagi menjadi 4 periode (bagian) aktivitas selama beberapa tahun yang berbeda. Fase-fase ini dapat memiliki perbedaan substansial dalam jangka waktunya, tetapi saling berhubungan dalam keseluruhan aktivitas ekonomi.
- Puncak : Ini bukan merupakan awal dari sebuah siklus bisnis, tetapi disinilah kita akan mulai membahasnya. Ketika berada di puncak, ekonomi berjalan dalam kecepatan dan kekuatan penuh. Jumlah pekerja berada di atau dekat dengan level maksimal, output gross domestic bruto (GDP) dalam batas atas dan tingkat pendapatan mengalami peningkatan. Pada fase ini, harga cenderung bergerak naik karena inflasi, namum usaha dan investor dapat menikmati masa-masa senang dan sejahtera.
- Resesi : Sebuah peribahasa lama mengatakan 'yang naik harus turun' dan 'roda terus berputar, ada kalanya diatas dan ada kalanya dibawah'. Dan hal tersebut juga terjadi di ekonomi. Setelah mengalami masa pertumbuhan yang baik, pendapatan dan jumlah pekerja yang dapat diserap oleh ekonomi mulai menurun. Dengan sulitnya merubah upah dan harga barang-barang pada sebuah ekonomi, biasanya dua hal tersebut akan tetap berada pada level yang sama ketika ekonomi sedang berada di puncak kecuali resesi ekonomi yang terjadi berkepanjangan. Hasilnya adalah pertumbuhan negatif pada ekonomi.
- Depresi : Pada fase ini ekonomi, yang digambarkan dengan total produksi dan jumlah pekerja, sedang berada di dasar penurunan dan tetap berada dilevel tersebut menunggu siklus bisnis selanjutnya untuk mulai bergulir.
- Ekspansi/pulih : Ketika ekonomi sedang berusaha untuk pulih, ekonomi mulai tumbuh dan bergerak menjauh dari dasar di fase depresi. Jumlah pekerja, produksi dan pendapatan mengalami peningkatan dan iklim bisnis mulai membaik.
< Prev

