Error
  • Error loading feed data.

Mengenal Indeks Dow Jones

Article Index
Mengenal Indeks Dow Jones
Page 2
All Pages
Image Indeks Dow naik, Dow turun, anjlok atau melesat. Berita pasar keuangan tidak akan lengkap tanpa adanya laporan dari harga pembukaan dan penutupan dari indeks pasar saham AS ini. Tetapi walaupun anda seringkali mendengar tengtang Dow Jones Industrial Average (DJIA) bergerak turun atau naik, apakah anda tahu apa yang tercermin dari kenaikan atau penurunan tersebut? Baca lebih lanjut artikel ini untuk mengetahui bagaimana mekanisme kerja Dow, dan apa arti perubahan indeks ini untuk investor dan Indeks Dow naik, Dow turun, anjlok atau melesat. Berita pasar keuangan tidak akan lengkap tanpa adanya laporan dari harga pembukaan dan penutupan dari indeks pasar saham AS ini. Tetapi walaupun anda seringkali mendengar tengtang Dow Jones Industrial Average (DJIA) bergerak turun atau naik, apakah anda tahu apa yang tercermin dari kenaikan atau penurunan tersebut? Baca lebih lanjut artikel ini untuk mengetahui bagaimana mekanisme kerja Dow, dan apa arti perubahan indeks ini untuk investor dan pasar.

Indeks Dow dan Pasar Saham AS
Di pasar modal AS ada tiga indeks pasar saham utama. Indeks saham ini adalah Dow Jones Industrial Average, Nasdaq Composite dan Standard & Poor 500. Secara keseluruhan ketiga indeks ini berfungsi sebagai Security Market Indicator Series (SMIS). Mereka menyediakan sinyal dasar mengenai bagaimana kinerja pasar tertentu pada waktu tertentu pula. Dari ketiga indeks tersebut, DJIA merupakan yang paling banyak dipublikasikan dan didiskusikan. Dan sayangnya, DJIA juga yang paling mudah untuk dihitung dan dijelaskan.

Sejarah DJIA
Dow Jones & Co didirikan pada tahun 1882 oleh Charles Dow, Edward Jones dan Charles Bergstresser. Namun indeks rata-rata pertamanya tidak dipublikasikan di Wall Street Journal melainkan dipesaingnya yaitu Customers's Afternoon Letter. Awalnya tidak mengikutsertakan saham industrial. Fokus berada pada saham pertumbuhan pada masa itu, mayoritas saham perusahaan transportasi. Hal ini berarti indeks Dow Jones pertama menghitung sembilan saham perkeretaapian, perkapalan dan perusahaan telekomunikasi. Rata-rata harga saham ini akhirnya berevolusi menjadi Rata-rata Transportasi. Sampai pada 26 Mei 1896, Dow dibagi menjadi indeks transportasi dan industrial, yang menciptakan apa yang kita kenal sebagai Dow Jones Industrial Averages.

Charles Dow memiliki visi untuk menciptakan tolok ukur indeks ini untuk melihat kondisi pasar secara umum dan karenanya akan menolong investor dalam melihat kinerja perusahaan. Pada waktu itu, hal ini merupakan ide revolusioner, tetapi implementasinya sangat sederhana. Untuk menghitung indeks Dow Jones hanya dengan menambah harga saham-saham yang ada dan dibagi dengan 11, yang merupakan jumlah saham yang ada dalam indeks tersebut, dimasa itu.

Saat ini, DJIA adalah tolok ukur dari saham-saham Amerika yang dianggap sebagai pemimpin dalam ekonomi dan juga ada di Nasdaq dan NYSE. DJIA meliputi 30 perusahaan dengan kapitalisasi besar, yang dipilih secara subjektif oleh editor Wall Street Journal. Selama ini, perusahaan-perusahaan yang ada di indeks ini telah berubah untuk memastikan tolok ukurnya terhadap ekonomi. Sampai saat ini, hanya General Electric yang merupakan bagian dari sejarah awal indeks ini, yang masih masuk ke dalam DJIA. Lainnya telah berubah-ubah.


 

Follow Us

Email Subscription

Daftarkan Email Anda:

Delivered by FeedBurner

Investment Quote

Stock market bubbles don't grow out of thin air. They have a solid basis in reality, but reality as distorted by a misconception (George Soros)


Loco London Gold

Berita Terkini


MetaTrader - Mahadana

Live Quotes (GMT +5)

Terbaru

Terpopuler

Ikuti Kami di Twitter